Cahaya Pertama Adventus Menyala di Rehoboth, Mengantar Jemaat pada Damai Natal
REHOBOTH – Sabtu (29/11/2025) malam di pelataran Gereja Rehoboth dipenuhi suasana yang berbeda. Langit yang gelap tidak sekadar menjadi latar, tetapi seakan menunggu sebuah tanda, cahaya pertama Adventus yang akan menyala dan membuka perjalanan rohani jemaat menuju Natal.
Di tengah hiruk pikuk jalanan, Ketua Majelis Jemaat GPM Rehoboth, Pdt. W. D. Tuhumena, M.Th., melangkah ke depan. Dengan gerakan perlahan namun penuh makna, beliau menyalakan lampu Natal, simbol sederhana yang sejak dulu menjadi tanda pembuka masa penantian kelahiran Kristus. Seketika, cahaya itu memancar, memantul di wajah para Pendeta dan Majelis, yang hadir dan menciptakan lingkaran harapan yang hangat.
Penyalaan lampu ini menjadi inti dari akta persiapan Minggu-Minggu Adventus yang dilaksanakan oleh Panitia Hari Besar Gerejawi (PHBG) GPM Rehoboth. Para pendeta, majelis jemaat yang hadir tampak larut dalam rasa syukur dan penyerahan diri yang pelan-pelan memenuhi ruang ibadah terbuka itu.
Dalam pesannya, Pdt. Tuhumena mengingatkan kembali tema Natal tahun ini “Natal Kristus Menghadirkan Damai Sejahtera Bagi Semua.”
Tema itu bukan sekadar rangkaian kata, tetapi panggilan untuk meresapi esensi Natal, bahwa damai sejati tidak hanya dirayakan, tetapi dihidupi. Beliau mengajak jemaat meneguhkan hati melalui empat pilar Adventus; pengharapan, kasih, sukacita, dan kedamaian. Empat cahaya batin yang menuntun umat dalam menanti Sang Juru Selamat yang akan datang.
“Marilah kita mempersiapkan diri dengan hati yang teguh. Adventus adalah waktu untuk mengenang janji Allah, memulihkan relasi, dan menghadirkan damai dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Moment itu tidak hanya menjadi tradisi liturgis, tetapi seperti undangan lembut bagi setiap orang untuk masuk lebih dalam, menyentuh ruang paling sunyi dalam batin, di mana harapan dan iman bersandar.
Semoga masa Adventus ini memberi makna yang mendalam bagi seluruh umat yang menantikan kedatangan Kristus dan merayakan kelahirannya dengan penuh kedamaian. (MCR)
