Berita

Koinonia Wadah Pelayanan Perempuan: Menyatukan Galilea, Elim, dan Petra dalam Persekutuan Indah

REHOBOTH – Tiga sektor dalam wilayah pelayanan Jemaat GPM Rehoboth yang pernah tergabung dalam Wilayah Kerja (WIK) Talake, kembali dipersatukan dalam suasana penuh sukacita melalui ibadah Koinonia. Acara ini menjadi momentum berharga bagi Sektor Galilea, Elim, dan Petra untuk merajut kembali kebersamaan yang pernah terjalin erat di masa lalu.

Kegiatan yang digagas oleh Wadah Pelayanan Perempuan Sektor Galilea ini berlangsung di Aula Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Rabu malam (13/8/2025). Ibadah dipimpin oleh Pdt. Dory Uktolseja dengan pembacaan Firman Tuhan dari Rut 2:13-23, yang menyoroti keteladanan Rut sebagai perempuan pekerja keras, rendah hati, dan penuh tanggung jawab.

Dalam khotbahnya, Pdt. Dory mengajak seluruh perempuan untuk meneladani karakter Rut.

“Perempuan harus menjadi Rut-Rut masa kini. Perempuan pekerja keras, rendah hati, dan memiliki tanggung jawab. Namun, di atas semua itu, kita harus bersekutu, bersaksi, dan melayani,”ujarnya.

 

Ia menekankan bahwa persekutuan bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan sebuah panggilan untuk saling mengasihi, melayani, dan menopang satu sama lain sebagai wujud pelayanan kepada Tuhan.

“Persekutuan ini harus terus dijaga, dipelihara, dan dirawat. Kita dipanggil untuk saling mengasihi, melayani satu dengan yang lain, sebagai bukti kita melayani Tuhan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Wadah Pelayanan Perempuan Sektor Galilea, Juliana Souissa/Paunno, menjelaskan bahwa Koinonia ini merupakan bagian dari program pelayanan periode 2025-2030. Momen ini juga menjadi kesempatan emas untuk mempererat hubungan tiga sektor yang dulunya bersatu dalam WIK Talake sebelum berpisah menjadi Galilea, Elim, dan Petra.

“Puji Tuhan, meski kita kini menjadi tiga sektor, melalui Koinonia ini kita dipersekutukan lagi. Kita bisa saling mengenal, saling menopang, dan memuliakan nama Tuhan,”ungkapnya.

Juliana berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Ke depan, sektor Elim dan Petra juga diharapkan menjadi tuan rumah sehingga ikatan pelayanan dapat terus terjalin.

“Inilah persekutuan indah yang Tuhan buat. Kita saling menopang dalam tugas pelayanan sebagai perempuan. Harapannya, kegiatan ini bergilir di tiga sektor sehingga persaudaraan kita semakin kuat di dalam Tuhan,” tuturnya.

Ketua Wadah Pelayanan Perempuan Sektor Elim, Rachel Usmany/Wattimena, juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya ibadah Koinonia ini.

“Kami sangat bersyukur untuk acara malam ini. Biarlah persekutuan yang kita bangun tidak berhenti di sini, tetapi terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, demi pujian dan kemuliaan nama Tuhan,” ujarnya penuh harap.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan akrab itu bukan hanya mempertemukan kembali para perempuan dari tiga sektor, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kekuatan pelayanan terletak pada kesatuan hati. Dalam semangat saling mengasihi dan menguatkan, Wadah Pelayanan Perempuan Galilea, Elim, dan Petra berkomitmen untuk terus melangkah bersama di jalan pelayanan.(TMC)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *