Lintas Wilayah Pelayanan Pniel-Betlehem Rehoboth Teguhkan Semangat Kebersamaan Anak Sekolah Minggu
REHOBOTH – Hujan deras yang mengguyur sejak pagi tak menyurutkan semangat puluhan anak, pengasuh, dan majelis jemaat dalam mengikuti kegiatan Lintas wilayah pelayanan Sektor Pniel dan Betlehem Jemaat GPM Rehoboth, Senin (18/8/2025).
Sebanyak 8 regu ambil bagian dalam kegiatan ini, terdiri dari 72 anak sekolah minggu, 28 pengasuh, dan satu regu majelis jemaat Pniel dan Betlehem 8 orang. Para peserta menyusuri rute lintasan yang membentang dari sektor Pniel menuju sektor Betlehem.
Menurut Majelis Pendamping, Diaken Febby H. Soumokil/R, kegiatan ini merupakan inisiatif para pengasuh dalam rangka mengisi Minggu-minggu Cadangan, program pembinaan non-formal yang diarahkan oleh Sinode GPM.
“Awalnya kegiatan ini berdasarkan kesepakatan bersama antar dua Sekolah Minggu, disesuaikan dengan wilayah pelayanan. Sebenarnya ada tiga sektor (Orel, Pniel, Betlehem), tapi kali ini baru dua sektor yakni Pniel dan Betlehem yang bergabung,” jelasnya.

Lebih dari sekadar petualangan alam, kegiatan ini bertujuan mempererat relasi antar-anak serta sesama pengasuh.
“Selama ini mereka hanya tahu teman satu sektor masing-masing. Dengan kegiatan ini mereka berbaur, saling mengenal, dan membangun relasi, sehingga proses pelayanan sekolah minggu ke depan bisa lebih bersinergi,” tambah Soumokil.
Tak berhenti pada anak-anak, kebersamaan ini juga membawa pengaruh positif antar pengasuh sekolah minggu, membuka ruang komunikasi, dan saling koordinasi lintas sektor dalam pelayanan anak.
Penatua Mersy Sunloy, Majelis Sektor Pniel, menekankan pentingnya nilai edukatif yang terselip di balik kegiatan ini.
“Anak-anak belajar mencintai alam ciptaan Tuhan, belajar membangun persatuan, dan menghargai kebersamaan. Harapannya, kegiatan seperti ini bukan yang terakhir, tapi terus berlanjut ke depan agar membentuk karakter anak-anak Jemaat yang hebat dan luar biasa,” ujarnya.
Dengan rasa syukur dan persaudaraan, kegiatan lintas wilayah pelayanan Sektor Pniel dan Betlehem menjadi bukti nyata bahwa pelayanan anak bukan hanya di dalam tembok gereja, tetapi juga menyatu dengan alam dan kebersamaan.

Kegiatan lintas wilayah pelayanan ditutup dengan Gebyar Kemerdekaan HUT ke-80 RI, berlangsung di Gereja Betlehem, Batu Gantung, dihadiri Pdt. Rita Tuhumena sebagai pendamping anak, sub seksi anak dan remaja, serta ketekisasi Jemaat GPM Rehoboth. Semarak merah putih berpadu dengan canda tawa anak-anak menjadi penanda bahwa kebersamaan adalah kekuatan pelayanan.(TMC)
