Sub Seksi Pemuda GPM Rehoboth Gelar Pendidikan Kader Dasar AMGPM: Cetak Pemimpin Muda Gereja dan Bangsa
REHOBOTH – Dalam upaya memperkuat fondasi organisasi dan mencetak generasi pemimpin muda yang mumpuni, Sub Seksi Pemuda Jemaat GPM Rehoboth menyelenggarakan Pendidikan Kader Jenjang Dasar Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak 25 hingga 27 Juli 2025 di Gereja Kasih Setia, Batu Gantung, Nusaniwe, Ambon.
Acara yang diikuti oleh 40 peserta dari 22 Ranting Cabang Rehoboth ini dibuka langsung oleh Pengurus Besar AMGPM, Rudy Tupan, dan dihadiri oleh Pendeta Rita Titiheru/Tuhumena, sebagai pdt pendamping Sub Seksi Pemuda, Ketua Sub Seksi Pemuda Marcel Pasanea, dan Pengurus Besar AMGPM lainnya, Marthen Bukaraman.
Ketua Sub Seksi Pemuda Jemaat GPM Rehoboth, Penatua Marcel Pasanea, dalam keterangannya, kamis (25/7/2025), menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil persidangan jemaat ke 53 tahun 2025 dan bagian dari proses pendidikan berjenjang bagi Angkatan Muda di lingkungan GPM Rehoboth.

“Kami ingin memastikan bahwa proses kaderisasi dari SMTPI, Remaja, hingga Angkatan Muda berjalan utuh dan berkesinambungan. Harapannya, para peserta dapat tumbuh menjadi kader yang kuat secara organisasi dan mampu menjalankan fungsi panggilan gereja baik di lingkungan AMGPM, Jemaat maupun masyarakat luas,” ujar Pasanea.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkenalkan konstitusi AMGPM yang telah mengalami perubahan, serta menjadikan jemaat GOM Rehoboth sebagai jemaat pionir dalam implementasi regulasi baru tersebut.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta dibekali berbagai materi strategis. Hari pertama difokuskan pada sejarah AMGPM, konstitusi organisasi, mekanisme keanggotaan, hingga prinsip-prinsip kepemimpinan Kristiani. Hari kedua berlanjut dengan sistem pendidikan kader AMGPM, administrasi dan keuangan organisasi, serta etika bermedia sosial. Hari ketiga ditutup dengan sesi mengenai iman dan budaya, public speaking, hingga teknik memimpin sidang, serta evaluasi akhir.
Ditempat yang sama, Marthen Bukaraman, dari Pengurus Besar AMGPM menegaskan bahwa pendidikan kader merupakan program prioritas yang melekat pada setiap struktur organisasi AMGPM, dari tingkat pengurus besar hingga ranting
“Ini adalah amanat konstitusi organisasi. Pendidikan kader dasar adalah fondasi pembentukan pemimpin di AMGPM, Gereja, masyarakat, bahkan bangsa. Karena itu, kami sangat mengapresiasi Jemaat GPM Rehoboth yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan sangat baik,” ungkapnya.

Menurut Marthen, keberhasilan pelaksanaan pendidikan kader di Rehoboth juga menjadi indikator keberhasilan program AMGPM.
Sementara itu, Sekretaris Cabang AMGPM Rehoboth 3, Fransisca Titaley, mengungkapkan kegiatan yang dilakukan Sub Seksi Pemuda Jemaat GPM Rehoboth sangat membantu kerja-kerja organisasi di tingkat cabang.
“Untuk menyelenggarakan kegiatan seperti ini membutuhkan waktu dan biaya besar. Karena itu, kami di cabang merasa sangat terbantu. Kami berharap semakin banyak kader di ranting-ranting yang bisa lulus pendidikan dasar ini dan tampil sebagai kader unggulan,” tuturnya.
Fransisca juga mendorong adanya kerja sama lebih erat antara jemaat dan cabang, serta ranting agar ke depan, program kaderisasi bisa semakin meluas dan menghasilkan pemimpin yang siap mengabdi dalam berbagai peran pelayanan dan sosial.
Pendidikan Kader Jenjang Dasar ini menegaskan posisi AMGPM sebagai tulang punggung gereja dan menjadikan benih yg subur untuk estafet kepemimpinan di gereja ke depan. Di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, penguatan organisasi dan karakter spiritual menjadi kebutuhan mutlak. Melalui pendidikan ini, dapat terus menjadi ladang subur lahirnya pemimpin-pemimpin yang tangguh, setia, dan siap berdampak bagi gereja, AMGPM dan masyarakat. (TMC)
